Selasa, 23 Oktober 2018

Soal Warna dan Harga Jual Kembali, Pengaruhi Pilihan Mobil

ilustrasi

AutoBizz.id, JAKARTA - Pertimbangan masyarakat membeli mobil, ternyata cukup panjang daftarnya. Tidak hanya soal merek, harga, model, segmen, dan ukuran mesin, tapi ada lagi soal warna, bahkan ada yang rela menunggu lama demi mendapatkan warna yang cocok.

Rata-rata karakter pembeli mobil di Indonesia, khususnya di segmen medium-low yang mendominasi pasar, berpikir soal bagaimana harga jual kembali mobilnya.

Menariknya, dari beberapa pertimbangan soal resale value, warna ternyata menjadi salah satu faktor penentu. Bayu Januar Head of Operation Development mobil88 menuturkan, soal pemilihan warna sendiri perlu dipertimbangkan jangka waktu pemakaian mobil tersebut.

Jika memang sering ganti mobil, warna yang cukup membantu adalah netral atau warna umum seperti putih, hitam dan silver. “Warna tersebut banyak peminatnya, sedangkan yang kurang membantu (menguatkan resale value) adalah warna custome (non netral). Namun kembali lagi, tergantung mobil barunya banyak yang dijual warna apa. Kemudian juga tergantung segmen, seperti city car misalnya, warna cerah (merah misalnya) banyak disukai,” tutur Bayu seperti dilansir Minggu (8/4/2018).

Pertanyaan selanjutnya, mengapa kemudian harga menentukan harga jualnya kembali?

Bayu menjawab, kalau dari sudut pandang dealer mobkas pastinya melihat faktor supply dan demand. Warna apa yang sedang banyak diminati konsumen, maka harganya akan berbeda dengan harga yang kurang banyak diminati konsumen.

“Seperti warna custome tadi, mungkin ada peminatnya, tapi tidak sebanyak warna netral atau warna umum,” kata Bayu.

Mobil premium di lokasi lain, berbicara soal warna, Dave Elisa, pemilik showroom mobkas premium Devy Jaya Motor (DJM) lokasi di Rawamangun, Jakarta Timur berbicara lebih tegas lagi.

Dirinya menyebut, di kisaran harga mobil Rp 400 juta ke atas, di luar warna hitam, silver dan putih, harga resale value-nya bakal jeblok.

“Jadi kalau di luar warna tersebut, harga jual kembalinya bisa jatuh mulai 30 persen bahkan sampai 40 persenan. Karena itu jarang ada (produsen) mobil mewah yang menawarkan warna banyak macamnya,” ucap Dave. (*)

Alan

Pria ini dikenal supel serta aktif dalam mencari informasi lebih dalam dari narasumber. Gayanya sedikit pendiam, namun tepat sasaran. Jiwa seni dan intuisi di dunia jurnalistik telah menjadi 'passion' dalam hidupnya, sehingga membuatnya mampu berfikir cermat.


Tags assigned to this article:
Mobil Bekas

Related Articles

View all posts

Toyota Avanza Masih Dominasi P

AutoBizz.id, JAKARTA – Toyota Avanza masih menjadi MPV favorit...

Dua Pekan, Penjualan Mobil Bek

AutoBizz.id, JAKARTA - Senior Marketing Manager WTC Mangga Dua,...