Selasa, 23 Oktober 2018

Khusus Pembiayaan Otomotif Berbasis Syariah Fokus di Roda Empat

MUF menjadi perusahaan pembiayaan BUMN pertama di Indonesia yang telah siap memasarkan produk pembiayaan otomotif berbasis Syariah

AutoBizz.id, JAKARTA - Mandiri Utama Finance secara resmi meluncurkan produk pembiayaan otomotif berbasis syariah dengan nama MUFSyariah di Jakarta, Selasa, (18/9).

Produk MUFSyariah menggunakan akad murabahah, yaitu akad jual beli yang bebas riba. Melalui skema ini, MUFSyariah akan menegaskan harga beli atau harga perolehan kepada konsumen, serta margin sebagai keuntungan MUFSyariah.

Selanjutnya konsumen melakukan pembayaran secara angsuran sesuai jangka waktu yang telah disepakati. MUFSyariah juga memberikan beberapa keuntungan lain bagi nasabah antara lain pilihan jenis kendaraan yang beragam (mobil baru dan motor baru), tenor pembiayaan sampai dengan 5 tahun dan proses yang mudah serta cepat.

Direktur Utama MUF Stanley Setia Atmadja berharap, produk tersebut dapat menjadi solusi pembiayaan penuh berkah bagi masyarakat Indonesia. “Melalui MUFSyariah ini, kami berharap dapat memberi kemudahan bagi masyarakat muslim Indonesia pada khususnya, untuk memiliki kendaraan impian sesuai dengan prinsip dan tuntunan agama," kata Stanley.

Sebelum meluncurkan MUFSyariah, terlebih dahulu perusahaan mendirikan Unit Usaha Syariah (UUS) dan telah mendapat izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 7 April 2018. "Ini adalah syarat mutlak bagi perusahaan pembiayaan yang ingin mengeluarkan produk syariah," kata Stanley.

Melalui produk MUFSyariah ini, kata dia, MUF menjadi perusahaan pembiayaan BUMN pertama di Indonesia yang telah siap memasarkan produk pembiayaan otomotif berbasis Syariah.

Maka secara konsisten, MUF akan terus menghadirkan produk sesuai kebutuhan nasabah dan memberikan kontribusi yang maksimal bagi seluruh stakeholder, masyarakat dan bangsa Indonesia.

Stanley menargetkan, tahun ini pembiayaan syariah MUF mencapai Rp 50 miliar. "Karena kita kan baru mulai tawarkan produk ini sekitar Agustus, jadi sampai sekarang baru sekitar lima unit yang kita biayai pakai skema syariah. Kita nggak target banyak-banyak kita fokus pada perkenalannya dulu," kata dia.

Ia menambahkan, kemungkinan target besar akan dipatok pada tahun depan, namun perseroan belum bisa sebutkan angkanya karena masih dalam proses perhitungan. Meski begitu, Stanley menyebutkan, porsi pembiayaan syariah di 2019 kemungkinan sekitar lima sampai 10 persen dari total pembiayaan.

Pada tahap awal, produk MUFSyariah baru akan dipasarkan di delapan kantor cabang MUF, di antaranya di Jakarta, Tangerang, Subang, Magelang, Pekanbaru, dan lainnya.

Menurut Stanley, MUFSyariah akan memperluas persiapan produk, agar ke depan siap dipasarkan di 111 kantor cabang MUF. Diperkirakan memerlukan waktu satu sampai dua tahun hingga semua cabang bisa pasarkan produk ini.

"Untuk pembiayaan otomotif, saat ini kami hanya fokus untuk kendaraan mobil," tandasnya.

Alan

Pria ini dikenal supel serta aktif dalam mencari informasi lebih dalam dari narasumber. Gayanya sedikit pendiam, namun tepat sasaran. Jiwa seni dan intuisi di dunia jurnalistik telah menjadi 'passion' dalam hidupnya, sehingga membuatnya mampu berfikir cermat.


Tags assigned to this article:
MUFSyariahMandiri Utama Finance

Related Articles

View all posts