Jumat, 18 Januari 2019

Indonesian Black Car Community Resmikan Kepengurusan Baru di 2018

Kepengurusan baru di Indonesian Black Car Community di 2018

AutoBizz.id, JAKARTA - Para pecinta mobil berwarna hitam se-Indonesia yang mengatasnamakan Indonesian Black Car Community, secara resmi merilis agenda rutin pasca ditetapkannya kepengurusan baru di 2018, Minggu (22/4).

Pasalnya, ini merupakan kali pertamanya IBCC menyusun kepengurusan baru sejak pertama kali dideklarasikan pada 11 Januari 2015 lalu.

Gagasan diciptakannya klub mobil berbasis hitam ini adalah untuk menjalin silaturahmi antar pemilik dan pengguna mobil berplat hitam tanpa mengenal batas usia dan jenis kendaraan.

Satu hal yang paling membedakan IBCC dengan klub sejenis adalah IBCC lebih independen dan bukan merupakan bagian dari kepentingan bisnis suatu produk apapun.

"Hal inilah yang membedakan kami dengan klub mobil sejenis. Kami tidak berada di bawah naungan suatu produk atau merek apapun," tegas Andika Rinaldi, Sekretaris Jenderal (sekjen) IBCC, saat dikonfirmasi autobizz.id, di Jakarta, Minggu (22/4).

Tampuk kepemimpinan IBCC dipegang oleh Agustinus Supratikno untuk masa periode 2018-2021. Sementara Idham Julana, mantan Ketua Umum IBCC periode 2015-2018 berlanjut selaku Dewan Penasehat.

Pasca terbentuknya IBCC hingga saat ini, jumlah total member yang tergabung mencapai 1.500 orang. Seiring dengan waktu, setiap tahunnya IBCC mengalami perkembangan yang cukup baik dan berkembang menjadi komunitas dengan latar belakang yang berbeda-beda.

Sejak pertamakali dibentuk yakni pada tahun 2015 jumlah member IBCC tercatat hanya sebanyak 50 orang, setiap tahunnya mengalami grafik yang cukup signifikan hingga mencapai 1.500 orang di 2018.

"Jumlah anggota kami tercatat ada sekitar 1.500 anggota dari 10 chapter. Namun yang aktif hanya sekitar 800 orang," jelas Supratikno.

Meliputi wilayah Sumatera terdapat chapter yang cukup besar yaitu di Palembang. Kemudian di wilayah Pulau Jawa, Banten, terpencar di Serang, Pandeglang, Sukabumi dan Lebak. Berlanjut ke Jabodetabek, sudah berdiri chapter, Depok-Bogor. Kemudian Tangerang, Bekasi dan sekitarnya.

"Sementara di Jawa Barat berpusat di Bandung, saat ini sudah merintis di daerah Tasikmalaya. Untuk Jawa Timur ada di Surabaya, mengembangkan keanggotaan di Tulung Agung. Bali juga akan ada acara Turing jambore nasional di akhir tahun. Jawa tengah ada di daerah Semarang dan Gombong. Kalimantan ada Pontianak dan Samarinda, Sulawesi terdapat Makassar dan Manado, Papua sudah mulai tumbuh sekarangkan sudah kumpul di Jayapura menambah 1 chapter di Papua," terang Supratikno.

Target Anyar IBCC di 2018

Usai terbentuknya kepengurusan baru, IBCC mulai menyusun beragam program barunya untuk mengisi agenda rutin tahunan serta menjaring member-member anyar.

Firman, Ketua Divisi Race IBCC berujar, IBCC Racing Team merupakan program baru yang akan mengisi rentetan jadwal IBCC sepanjang 2018.

"IBCC racing team merupakan salah satu bagian dari divisi kami selain audio content dan modifikator content. Dan kami akan fokus di lima seri di gelaran ISSOM 2018, yang harusnya digelar bulan April tapi diundur, jadi Minggu pertama di bulan Mei mendatang," kata Firman.

Dia juga berujar, Toyota Vios akan menjadi salah satu icon kendaraan yang dipergunakan di racing team. "Kami juga menjadi wadah untuk menyalurkan hobi di arena race. Namun tidak menutup kemungkinan juga akan selalu mengikuti kejuaraan race lainnya di berbagai kota," tuntasnya.



Related Articles

View all posts

Deklarasi IBCC Digelar di Hari

AutoBizz.id, JAKARTA - Keluarga Besar Indonesian Black Car Community...

Diberi Harga Khusus, Klub IBCC

AutoBizz.id, JAKARTA - Memasuki musim libur Lebaran 2018, Indonesian...